Business Process Mapping for S.O.P

Process-based SOP Review and Developments

Latarbelakang

Proses adalah serangkaian kegiatan yang merubah masukan menjadi keluaran. Proses pengenalan dan penggambaran kegiatan-kegiatan yang ada pada suatu organisasi adalah Pemetaan Proses Bisnis (Business Process Mapping). Proses-proses bisnis seringkali tidak tergambar dengan baik sehingga tidak semua anggota organisasi paham atas keseluruhan proses yang ada—padahal, dengan memahami keseluruhan proses dapat meningkatkan pemahaman akan proses dan meningkatkan rasa memiliki dalam proses-proses tersebut. Manfaat lain dengan memahami keseluruhan proses adalah mempermudah melakukan perbaikan (improvement) melalui process-based corrective and preventive actions.

Pelatihan ini memperlengkapi peserta dengan keterampilan dan pemahaman akan proses, manfaat proses, process management, business process management (systems), memperbaiki proses dan merekasaya ulang proses yang tidak efektif.

INVESTASI

Rp 1.750.000,- / Peserta

 

Investasi termasuk

SOP Template senilai USD 100

Agenda

Sistem, Proses, Kebijakan dan Prosedur

Pemodelan proses

Analisa proses

Merancang proses

Komponen dan struktur proses

Keterampilan khusus menerapkan BPM

Penerapan proses

Pemetaan Proses Bisnis a La ISO 9001:2008

Best practices di perusahaan multinationals

Tambahan pembahasan:  

  1. Filosofi dan difinisi proses bisnis, prosedur dan instruksi kerja
    SOP dan hubungannya dengan fundamental business systems ISO 9000.
  2. Teknik penulisan efektif dan format dan elemen SOP.
  3. Perancangan SOP yang didasari atas kebutuhan dari BPM.
  4. Flowcharting
  5. Latihan membuat urutan aktivitas dalam flowchart.
  6. Peran SOP sebagai alat kendali.
  7. Beragam inisiatif perbaikan proses bisnis (six sigma, kaizen, business process engineering, dan toyota way) dan implikasinya bagi SOP developer.
  8. Uraian tahapan kerja penerapan SOP dan bagaimana membuat rencana kerja. Dimulai dengan memahami beragam jenis proses bisnis, mulai dari high level hingga turunannya, guna membedakan proses utama (core process) dan proses pendukung (support process), selanjutnya mengidentifikasi critical business process, sebagai dasar pembuatan KPI, SLA dan SLG.

Contact us for schedule

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: